Dumaisatu.com - Seorang remaja belasan tahun bercelana pendek loreng terkapar bersimbah darah di Jalan Sukajadi Dumai, Sabtu (27/2) sekira pukul 23.00 WIB karena diserang oleh sekelompok geng motor.
Korban yang akhinya diketahui bernama Wahyu Handoko (17) warga Jalan Hanyam Wuruk, Kelurahan Buluh Kasap, Dumai Timur meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama tiga hari di Rumah Sakit Pekanbaru.
Informasi di lapangan, korban menghembuskan napas terakhir, Senin (29/2) dini hari di Pekanbaru. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka Jalan Hayam Wuruk. Korban meninggal karena mengalami pendarahan di bagian kepala cukup hebat karena diduga dipukul menggunakan bloti oleh kawanan geng motor.
Dari data yang berhasil dirangkum korban mengendarai sepeda motor Honda Blade dengan Nopol BM 4335 RU tersebut dipukul dengan menggunakan kayu bloti tepat dikepalanya.
Seperti yang dikatakan salah seorang warga yang tengah duduk didepan warnet yang berada tepat didepan tempat kejadian perkara, pemuda yang bercelana loreng tersebut dikejar sekumpulan remaja bersepeda motor.
"Dia dipukul pakai kayu bloti, dia bukan tabrakan atau jatuh sendiri," jelas Zainal kepada dumaisatu.com.
Dikatakanya bahwa remaja tersebut terlihat melaju kencang menggunakan sepeda motor karena dikejar belasan remaja lainnya dengan menggunakan sepeda motor. Saat ini jenazah berada di rumah duka di Kelurahan Buluh Kasap kemudian akan dimakamkan.
(red/rzi)
Penulis: