• Home
  • Budaya
  • DPD KNPI Sebut Pemko Dumai Cederai Momen Sumpah Pemuda

DPD KNPI Sebut Pemko Dumai Cederai Momen Sumpah Pemuda

Minggu, 28 Oktober 2018 13:40:00
BAGIKAN:
Istimewa
DPD KNPI Dumai lakukan konferensi Pers

DUMAISATU.COM - Upacara sumpah pemuda di Kota Dumai dicederai. Pasalnya, DPD KNPI Kota Dumai dalam pelaksanaan upacara tidak dianggap dan merasa tidak dihargai yang dinilai sengaja adanya diskriminasi Pemko Dumai.

Dalam konferensi pers DPD KNPI Dumai menyebutkan bahwa hari sumpah pemuda sudah dinodai Pemko Dumai dan momen seremonial sumpah pemuda dilakukan boikot dengan meninggalkan kegiatan upacara saat proses berlansung bentuk protes dari KNPI Dumai.

"Momentum Sumpah Pemuda adalah tonggak pemersatu perjuangan para pemuda dan rakyat Indonesia dalam pembebasan nasional melawan kolonialisme. Namun, perjuangan itu terinjak karena hal diskriminasi momen sakral untuk pemuda. Sikap protes kita lakukan dengan meninggalkan proses upacara yang sedang berlansung," kata Ketua KNPI DPD Dumai, Gusfian melalui Kordinator Hari Sumpah Pemuda, Rahmad Wijaya, Minggu (28/10/2018).

Lanjutnya, bentuk tidak menghargai ini dimulai saat amanat Inpektur Upacara (Irup) Walikota Dumai tidak menyebutkan KNPI Dumai sebagai apresiasi untuk organisasi induk puluhan Organisasi Kepemudaan di Kota Dumai. Selain itu, penghargaan terhadap pelaksana untuk petugas upacara Sumpah Pemuda dilaksanakan dari pengurush KNPI Dumai tidak ada.

"Mencederai momen ini akibat upacara sumpah pemuda digabungkan dengan pembukaan Pramuka se Riau. Momen lebih ditonjolkan adalah Pramuka. Jauh sebelum kegiatan upacara berlansung KNPI Dumai sudah terlihat ada keberpihakan untuk mengutamakan kegiatan Pramuka, tapi pihak KNPI Dumai terus kordinasikan agar kegiatan sumpah pemuda berjalan lancar," jelas Rahmat Wijaya.

Hasil keputusan rapat, DPD KNPI Kota Dumai menyampaikan beberapa poin:

1. Kursi ketua KNPI Kota Dumai tidak disediakan padahal pelaksana kegiatan mulai dari komandan upacara dari KNPI.

2. Saat Walikota Dumai memberi kata sambutan tidak ada menyebutkan nama DPD KNPI, padahal notabenenya sumpah pemuda. Yang sangat identik dengan KNPI Kota Dumai.

3. Pemko Dumai di nilai diskriminasi terhadap kegiatan tersebut. Karena Lebih mengutamakan kegiatan Raimuna Pramuka Se Riau.

4. Untuk itu, pada saat upacara kami terpaksa membubarkan diri. Kami menyesalkan sikap Pemko Dumai tersebut.

6. Kami akan melakukan beberapa langkah terkait hal tersebut. Langkah-langkah tersebut akan kami sampaikan pada waktu selanjutnya. Termasuk klarifikasi kepada Pemko Dumai.

7. Terimakasih kami ucapkan, semoga dengan penjelasan kami tersebut. Persoalan rombongan KNPI membubarkan diri dapat di mengerti.***

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • 2019, Korban Kebakaran Terima Bantuan Bahan Bangunan

    DUMAISATU.COM - Untuk Tahun 2019, Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Dumai akan merencanakan memberikan

  • Masjid Dumai Barokah Dibangun di Palu

    DUMAISATU.COM - Pemerintah Kota Dumai membangun masjid di Kota Palu, Sulawesi Tengah untuk masyarakat Palu Sulawesi Tengah yang terke

  • Walikota Dumai Lantik 79 Pejabat di Awal Tahun 2019

    DUMAISATU.COM - Awal tahun 2019, Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS lakukan rombak kabinet diantaranya 79 pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Peme

  • APBD 2019 Dumai Disahkan Rp1.175 Triliun

    DUMAISATU.COM - Setelah melewati pembahasan yang cukup alot, akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapat

  • KOMENTAR