Budaya

Pemko Dumai Apresiasi Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Redaksi Redaksi
Pemko Dumai Apresiasi Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Kesejahteraan Guru

DUMAISATU.COM -Pemerintah Kota Dumai melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako, Hj. Yusmanidar, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan yang digelar di Balai Sri Bunga Tanjung, Selasa (2/12/2025).

Kegiatan yang ditaja BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Dumai Mukhlis Suzantri, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai Fadly Maulana, ketua yayasan, kepala sekolah, serta tenaga pendidik dan non kependidikan tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP swasta se-Kota Dumai.

Sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Wali Kota Dumai Nomor 000/4/DISDIKBUD-SEKR/2025 tentang kewajiban pemberi kerja menyediakan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi guru dan tenaga kependidikan Non-ASN, baik di sekolah negeri maupun swasta. Dalam aturan itu ditegaskan bahwa mereka berhak mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan besaran iuran 0,54% dari upah yang dilaporkan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Dumai, Fadly Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk meningkatkan pemahaman tenaga pendidik mengenai perlindungan jaminan sosial.

“Program ini melindungi guru dan tenaga kependidikan dari risiko sosial ekonomi seperti kecelakaan kerja, kematian, hari tua, dan pensiun,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sangat vital untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan dalam menjalankan tugas mencerdaskan anak bangsa.

Kadisdikbud Dumai, Mukhlis Suzantri, mendukung penuh program tersebut.
“Kami mendorong seluruh yayasan pendidikan swasta untuk segera mendaftarkan tenaga pendidiknya. Ini bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru dan staf sekolah,” tegasnya.

Asisten II Setdako Dumai, Hj. Yusmanidar, juga menyampaikan apresiasi Pemko Dumai kepada BPJS Ketenagakerjaan dan Disdikbud atas inisiatif penyelenggaraan sosialisasi ini.

“Perlindungan bagi para pahlawan tanpa tanda jasa adalah prioritas. Kami berharap kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan merata di seluruh sektor pendidikan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut diserahkan santunan secara simbolis kepada ahli waris Antonius Parlindungan Sihotang dari Yayasan Prayoga Riau, dengan total manfaat mencapai Rp233.135.430, meliputi JKM Rp42 juta, beasiswa dua anak Rp139 juta, JHT Rp52.135.430, serta JP Rp399.700 per bulan.

Sosialisasi ditutup dengan pemaparan teknis pendaftaran dan manfaat program oleh Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Dumai, Muhar Syarif.*

Penulis: Redaksi

Editor: Hendra Gunawan


Tag:BPJS KetenagakerjaanKesejahteraan GuruPemko Dumai