Ekonomi

Dari Sampah Jadi Berkah, Dumai Perkuat Tata Kelola Bank Sampah

Redaksi Redaksi
Dari Sampah Jadi Berkah, Dumai Perkuat Tata Kelola Bank Sampah

DUMAISATU.COM -Pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah dari rumah tangga menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus membuka peluang ekonomi.

Hal tersebut menjadi perhatian Ketua TP-POSYANDU Kota Dumai, Hj. Leni Ramaini, SKM., saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Pengurus Bank Sampah Unit (BSU) dan Bank Sampah Induk (BSI) di Ruang Kamboja Lantai IV, Kantor Wali Kota Dumai, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang ditaja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai tersebut mengusung tema “Transformasi Tata Kelola Bank Sampah Kota Dumai yang Akuntabel, Mandiri dan Berkelanjutan Menuju Dumai Berkhidmat dan Berwawasan Lingkungan”.

Dalam sambutannya, Leni menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah, termasuk melalui peran TP-POSYANDU di tingkat kelurahan.

“Pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk melalui peran TP-POSYANDU di tingkat kelurahan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan BSU dan BSI diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah. Selain membantu menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, sampah yang dapat didaur ulang juga berpotensi memberikan nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik.

Karena itu, penguatan kapasitas pengurus bank sampah dinilai penting agar pengelolaan berjalan lebih profesional, mulai dari administrasi, operasional, hingga penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Kegiatan sosialisasi dan pembinaan ini menghadirkan Soffia Seffen, SH., Fungsional Ahli Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, sebagai narasumber.

Ia memberikan materi dan pembinaan mengenai pengelolaan bank sampah serta pentingnya tata kelola yang baik dalam mendukung upaya pengendalian dampak lingkungan hidup.

Kehadiran pengurus dari berbagai kelurahan diharapkan memperkuat koordinasi dan kerja sama antarpengelola sehingga sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan terintegrasi.

Melalui pembinaan berkelanjutan, bank sampah diharapkan tidak hanya menjadi tempat pengumpulan sampah yang dapat didaur ulang, tetapi juga berkembang menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian masyarakat dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Sinergi pemerintah, TP-POSYANDU, pengurus bank sampah, dan masyarakat menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan Kota Dumai yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan, sejalan dengan semangat Dumai Berkhidmat.*

Penulis: Redaksi

Editor: M Ridduwan


Tag:Bank SampahPemko Dumai