Ekonomi

Bappeda Dumai Raih Apresiasi, Satu ASN Diajak Lindungi Satu Pekerja Rentan

Redaksi Redaksi
Bappeda Dumai Raih Apresiasi, Satu ASN Diajak Lindungi Satu Pekerja Rentan

DUMAISATU.COM -Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan di Kota Dumai mendapat dukungan melalui gerakan ASN Idaman. Atas inisiasi dan peran aktif dalam mendorong program tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Dumai menerima sertifikat apresiasi dari BPJS Ketenagakerjaan.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai, Fadly Maulana, kepada Kepala Bappeda Kota Dumai, H. Budhi Hasnul, di Kantor Bappeda, Kompleks Kantor Wali Kota Dumai, Bagan Besar, Selasa (20/10/2026).

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi Bappeda dalam mengaplikasikan gerakan ASN Idaman atau Ikhtiar Dumai untuk Masyarakat Tentram dan Aman, sebagai upaya memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja informal.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai, Fadly Maulana, menjelaskan bahwa gerakan ASN Idaman merupakan gagasan kolaboratif antara Pemerintah Kota Dumai dan BPJS Ketenagakerjaan untuk menjangkau pekerja rentan yang belum memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Gerakan ini merupakan tindak lanjut atas surat Wali Kota Dumai mengenai imbauan pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui Program Perlindungan untuk Pekerja Rentan (PULUT KETAN),” ungkap Fadly.

Ia mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Dumai untuk mendorong partisipasi ASN dalam gerakan SERTAKAN, singkatan dari Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda.

Melalui skema tersebut, setiap ASN diajak mengambil bagian dalam memberikan perlindungan kepada pekerja rentan di lingkungan sekitarnya, dengan target minimal satu ASN melindungi satu pekerja rentan.

“Skemanya sangat sederhana, namun berdampak besar, di mana satu ASN minimal melindungi satu orang pekerja rentan di sekitarnya,” ujarnya.

Menurut Fadly, gerakan ini dilatarbelakangi masih banyaknya pekerja informal yang belum terlindungi dari risiko sosial dan ekonomi akibat pekerjaan yang mereka jalani.

Karena itu, perluasan perlindungan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Pemko Dumai, BPJS Ketenagakerjaan, OPD, kecamatan, kelurahan, Agen Perisai, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat luas.

“Tujuan utama kami adalah meningkatkan cakupan perlindungan pekerja informal sekaligus memperkuat budaya gotong royong perlindungan sosial. Sebagai kota industri yang terus berkembang, Dumai memiliki ekosistem pekerjaan yang beragam.Di samping pekerja formal, ada banyak pekerja informal yang menggerakkan roda ekonomi sehari-hari, namun rentan risiko. Gerakan ini menjadi momentum transformasi Dumai dari kota industri menuju kota yang melindungi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Dumai, H. Budhi Hasnul, menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi jajaran Bappeda dan Pemko Dumai untuk terus memperkuat komitmen dalam melindungi masyarakat rentan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan,” tutur Budhi.

Ia menegaskan, gerakan ASN Idaman tidak hanya berkaitan dengan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga menjadi ajakan bagi ASN untuk menunjukkan kepedulian sosial melalui perlindungan terhadap pekerja di sekitar mereka.

“Gerakan ASN Idaman bukan sekadar program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan semata, melainkan sebuah gerakan kepedulian sosial mendalam yang mengajak setiap ASN menjadi bagian nyata dari perlindungan pekerja di sekitarnya. Dengan semangat ASN Peduli, Pekerja Terlindungi, kita bersama-sama mewujudkan Dumai sebagai Kota Idaman,” pungkasnya.*


Melalui gerakan ini, perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan diharapkan tidak hanya menjangkau pekerja formal, tetapi juga pekerja informal yang selama ini rentan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun risiko sosial ekonomi lainnya.*

Penulis: Redaksi

Editor: M Ridduwan


Tag:Bappeda DumaiPemko Dumai