CSR  -
CSR

Tekanan Global Tak Surutkan Kinerja, Wilmar Kantongi Laba US$1,28 Miliar

Redaksi Redaksi
Tekanan Global Tak Surutkan Kinerja, Wilmar Kantongi Laba US$1,28 Miliar
Net/Ilustrasi

DUMAISATU.COM -Wilmar International mencatatkan kinerja solid sepanjang 2025 dengan laba bersih inti mencapai US$1,28 miliar dan pendapatan sebesar US$70,42 miliar. Capaian ini diraih di tengah tekanan global, mulai dari ketegangan geopolitik, tarif perdagangan, hingga perubahan regulasi yang memengaruhi rantai pasok.

Perbaikan kinerja terutama terjadi pada semester kedua, dengan laba meningkat 10 persen dan pendapatan tumbuh 5 persen. Secara keseluruhan, neraca keuangan perusahaan juga menguat dengan total aset mencapai US$65,64 miliar dan ekuitas sebesar US$21,87 miliar.

Pada segmen Food Products, laba sebelum pajak tercatat US$449,7 juta. Meski mengalami penurunan akibat tidak adanya keuntungan dari transaksi sebelumnya di China, kinerja operasional tetap menunjukkan perbaikan. Hal ini ditopang oleh pertumbuhan bisnis tepung dan beras serta peningkatan volume penjualan sebesar 5 persen menjadi 34,7 juta metrik ton.

Sementara itu, segmen Feed and Industrial Products mencatat kenaikan laba sebelum pajak menjadi US$861 juta. Kinerja ini didorong oleh margin pengolahan yang lebih baik serta kontribusi perdagangan gula, terutama pada paruh kedua tahun berjalan.

Di sisi lain, segmen Plantation and Sugar Milling membukukan laba US$356,5 juta. Kinerja positif ini dipacu oleh kenaikan harga minyak sawit dan penjualan gula di awal tahun. Namun, tekanan muncul di akhir tahun akibat penurunan harga sawit serta melemahnya produksi tandan buah segar yang dipengaruhi faktor cuaca di Indonesia.

Kontribusi dari entitas asosiasi dan joint venture juga melonjak 54 persen menjadi US$339,4 juta, terutama dari investasi di kawasan Asia pada semester pertama.

Dalam langkah strategis, Wilmar turut melakukan divestasi terhadap dua mitra utama, yakni Adani Group di India dan PZ Cussons di Nigeria. Perusahaan menyampaikan apresiasi atas kontribusi kedua mitra tersebut dalam pengembangan bisnis selama ini.

Ke depan, Wilmar akan mengedepankan strategi alokasi modal yang lebih disiplin dengan fokus pada optimalisasi bisnis inti serta peningkatan efisiensi operasional, guna menghadapi ketidakpastian global yang masih berlanjut.*

Penulis: Redaksi

Editor: M Ridduwan


Tag:Berita SawitInfo SawitWilmar