Budaya

Kilang Pertamina Dumai Teguhkan Semangat Juang di Hari Pahlawan 2025

Redaksi Redaksi
Kilang Pertamina Dumai Teguhkan Semangat Juang di Hari Pahlawan 2025

DUMAISATU.COM- Suasana khidmat dengan semangat nasionalisme tinggi menyelimuti Lapangan Main Office PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit II Dumai pada peringatan Hari Pahlawan 2025, Senin (10/11). Upacara dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti jajaran manajemen, Perwira dan Pertiwi Kilang, serta tim BKO TNI AD.

Senior Manager Operation and Manufacturing PT KPI RU II Dumai, Isnandhi Dwi Saputra, memimpin upacara dan menyampaikan amanat Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf yang mengajak seluruh Perwira untuk meneladani semangat juang para pahlawan dan menjaga persatuan demi kemajuan bangsa. Isnandhi menekankan tiga nilai utama perjuangan, yaitu kesabaran, semangat mengutamakan kepentingan bangsa, dan pandangan jauh ke depan.

“Sebagaimana para pahlawan memberikan segalanya untuk Indonesia, kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak padam, dengan bekerja, bergerak, dan berdampak,” ujarnya penuh semangat.

Usai upacara, General Manager PT KPI RU II Dumai, Iwan Kurniawan, turut mengikuti tabur bunga di atas Kapal KRI Sultan Thaha Syaifuddin yang dipimpin Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang bagi kemerdekaan bangsa.

“Semangat juang para pahlawan menjadi energi moral bagi kami untuk terus bekerja dan berinovasi menjaga keberlanjutan operasional kilang sebagai garda terdepan penyedia energi negeri,” ujar Iwan.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU II Dumai, Agustiawan, menambahkan bahwa peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum untuk menyalakan kembali semangat nasionalisme di tengah tantangan era disrupsi.

"Perwira PT KPI RU II Dumai adalah pahlawan energi masa kini yang menjaga energi untuk negeri,” pungkasnya.*

Penulis: Redaksi

Editor: M Ridduwan


Tag:Hari PahlawanKPI RU II DumaiPangdam XIX/Tuanku TambusaiPangdam XIX Tuanku Tambusai