• Home
  • Budaya
  • Kondisi Banguna SDN 025 Teluk Binjai Menyedihkan

Kondisi Banguna SDN 025 Teluk Binjai Menyedihkan

Selasa, 24 April 2018 10:41:00
BAGIKAN:
Istimewa

DUMAISATU.COM - Jika dilihat sekilas, tak ada yang ganjil dengan bangunan SD Negeri 025 Teluk Binjai yang terletak di Jalan Kesehatan Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.
 
Namun jika kita masuk dan melihat lebih dekat, bangunan berlantai dua itu sangat kondisinya sangat menyedihkan dan memprihatinkan.

Tim redaksi riaupembaruan.com setelah mendapatkan informasi dari salah seorang wali murid, melakukan liputan ke sekolah tersebut, Senin (24/04/2018).
 
Ditemani oleh ketua komite dan majelis guru, berkeliling sekolah melihat kondisi bangunan dan lokal yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
 
Sungguh miris, kondisi bangunan utama yang memiliki tiga lokal di lantai bawah dan tiga lokal lagi di lantai atas terlihat sangat menyedihkan.
 
Lokal di lantai dua, platfonnya terlihat terjuntai dan hampir ambruk, sehingga tidak digunakan lagi untuk belajar siswa.
 
"Lokal ini tidak kami pakai lagi pak, takut nanti ambruk dan menimpa siswa kita," kata salah seorang guru.
 
Kondisi ubin lantai juga sudah terkelupas hampir seluruh ruangan. Belum lagi terlihat retakan-retakan bangunan dibagian atas lokal bagian bawah.
 
Yang paling menyedihkannya, seluruh ruang belajar siswa di SD Negeri 025 Teluk Binjai ini tidak dialiri listrik. Sehingga menyulitkan proses belajar-mengajar jika cuaca mendung.
 
"Anak-anak tidak bisa belajar karena gelap, jika cuaca mendung dan hujan. Sejak bangunan ini ada memang tidak pernah dialiri listrik," jelas guru-guru di sekolah tersebut.
 
Sebuah Kisah Ironis
Ganda Jaya Siregar  yang baru saja ditunjuk sebagai ketua komite SD Negeri 025 Teluk Binjai mengaku sangat prihatin dengan sekolah ini.
 
Menurutnya hal ini sangat ironis, sekolah di tengah kota, berada di komplek pejabat, di sekitar perkantoran pemerintah dan dekat sekali dengan kediaman Walikota Dumai namun kondisinya sangat memprihatinkan.
 
"Ini suatu kisah yang sangat ironis, ibaratnya semut di ujung lautan nampak, sedangkan gajah dipelupuk mata tak terlihat. Dimana kepedulian pemerintah atas hal ini, bahkan bangunan yang berdiri sejak tahun 1986 ini sama sekali tak dialiri listrik," cetus Ganda.
 
Tidak hanya itu kata Ganda, sekolah ini juga kekurangan mobiler seperti meja dan kursi belajar. Makanya ada lokal yang tidak bisa dipakai karena tidak memiliki bangku sekolah.
 
"Sehingga jadinya ada murid yang terpaksa harus masuk siang. Nah kita tau sistem pendidikan saat ini tidak menganjurkan murid belajar siang hari," jelasnya.
 
SD Negeri 025 Teluk Binjai hanya memiliki delapan lokal atau ruang belajar. Enam lokal dari bangunan lama berlantai dua, namun dari 3 lokal di lantai dua hanya satu yang dipakai karena dua lokal lainnya tidak memiliki bangku dan kondisinya tidak aman bagi siswa.
 
Dua lokal lainnya adalah bangunan yang dibangun oleh Pemprov Riau. Selebihnya siswa terpaksa menumpang di bangunan milik koperasi PGRI yang masih berada di lingkungan sekolah.

"Jadi lokal milik sekolah ini hanya ada delapan. Itupun yang layak pakai hanya 6 lokal, lalu selebihnya anak-anak menumpang di bangunan milik koperasi PGRI Dumai," ungkap Ganda lagi.
 
Ganda mengharapkan peranan pemerintah untuk melengkapi fasilitas dan menyalurkan dana untuk perehaban bangunan SD Negeri 025 Teluk Binjai.
 
"Pemerintah harus turun dan meninjau sekolah ini, sehingga nanti bisa melihat kondisinya langsung dan nampak dengan jelas bahwa sekolah ini perlu dibantu dan diperhartikan," pungkasnya.
 
Ya, di usia Kota Dumai yang akan menginjak ke-19 tahun ini, masih ada kisah tragis dunia pendidikan yang notabenenya berada di tengah Kota. Masih ada hal-hal yang luput dari perhatian pemerintah kita.
 
Tentunya pihak sekolah, komite dan wali murid menginginkan sarana dan fasilitas terbaik untuk siswa dan anak-anak mereka. Dan menanggapi hal adalah cara terbaik bagi pemerintah dalam menunjukkan kepeduliannya.

Penulis: Cipto S Piliang

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Wako Dumai: Mobil Dinas Dilarang Dibawa Mudik

    DUMQISATU.COM - Larangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang larangan menerima parsel dan menggunakan mobil dinas (M

  • Jelang Sahur, Empat Unit Rumah Ludes Terbakar di Dumai

    DUMAISATU.COM - Jelang sahur di hari kedua Ramadhan 1440 H, empat rumah di Kota Dumai terbakar yang terlatak di Jalan Belim

  • Warga Teluk Makmur Dumai, Temukan Mayat Wanita Tanpa Kepala

    Penemuan mayat wanita di pemukiman warga Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, menggegerkan warga setempat, Kamis (02/05/2

  • Januari-April 2019, 144 Orang Penderita DBD di Dumai

    RIAUPEMBARUAN.COM - Terhitung dari Januari hingga April 2019. Terdapat sedikitnya 144 orang pasien penderita Demam Berdarah

  • KOMENTAR