Minggu, 26 Oktober 2014
Header
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
BKD Dumai Ajukan Penerimaan 315 CPNS
Editor: Rezi A.P
Kamis, 7 Februari 2013 | 21:02:39
Dumaisatu.com - Kabar gembira diberikan kepada masyarakat yang belum memiliki pekerjaan, kali ini Pemerintah Kota Dumai melalui Badan Kepegawai Daerah (BKD) membuka peluang penerimaan Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2013.

Penerimaan CPNS tersebut sudah diajukan sebanyak 315 formasi ke Badan Kepegawaian Negara dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (BKN-Menpan) Republik Indonesia, untuk memenuhi kekurangan yang dibutuhkan sekitar 1700 PNS.

Kepala Badan Kepengawaian Daerah (BKD) Dumai, Sepranef mengungkapkan dalam pembahasan Prioritas Plafon (PPAS) RAPBD 2013 bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Dumai, Rabu (6/2/13). "Tahun ini, kami akan membuka tes CPNS. Sebanyak 315 formasi yang kami usulkan ke BKN," katanya.


Rincian formasi 315 pegawai itu sendiri, kata Sepranef, untuk mencakup kebutuhan di bidang pendidikan, seperti guru SD,SMP dan SMA sebanyak 40 persen. Selain itu, tenaga kesehatan seperti dokter dan paramedis sebanyak 30 persen. Sedangkan sisanya, untuk tenaga tehknis ditempatkan pada beberapa satuan kerja.


"Kami lebih memprioritaskan tenaga pendidik dan kesehatan, karena memang masih sangat kurang. Sementara untuk tenaga tehknis kami membuka kesempatan bagi para lulusan D3 dan S1 yang nantinya bakal ditempat di masing-masing SKPD," ujar Sepranef kepada Banggar DPRD Dumai.


Kendati tenaga honorer cukup banyak disejumlah SKPD, namun menurut Sepranef, keberadaan honorer ternyata tidak menjawab kebutuhan tenaga pegawai. Pemko Dumai tetap kekurangan pegawai sesuai formasi yang dibutuhkan saat ini.


"Usulan 315 PNS itu untuk menjawab kekurangan pegawai dilingkungan Pemko Dumai sebanyak 1700. Kenapa kami hanya usulkan 315 formasi, sementara kebutuhan sampai 1700 pegawai. Karena kami menyesuaikan dengan formasi yang telah ditetapkan pemerintah pusat," jelasnya.
 

Dijelaskan mengenai tenaga honorer, kata Sepranef, honorer itu tidak memenuhi kebutuhan tenaga pegawai. Karena memang, persyaratan pendidikan, tidak menjawab formasi yang dibutuhkan. Jadi meskipun banyak honorer, pemerintah tetap kekurangan tenaga PNS sesuai yang dibutuhkan.*

Akses berita terbaru versi mobile di: m.dumaisatu.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!