Minggu, 26 Oktober 2014
Header
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Tiket Kapal Feri di Pelabuhan Karimun Naik 20%
Editor: Zie
Sabtu, 29 Juni 2013 | 13:56:13
Dumaisatu.com - Harga tiket kapal feri di Pelabuhan Karimun lebih mahal 20% mulai Senin (1/7/2013).

Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia (INSA) memastikan harga tiket kapal di pelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, naik 20%.

“Harga tiket kapal kita naikkan mulai Senin, 1 Juli 2013, sesuai dengan rapat bersama agen atau perusahaan pelayaran, syahbandar dan Dinas Perhubungan Karimun,” kata Ketua INSA Kabupaten Karimun Bustami Datuk Raja Marah, di Tanjung Balai Karimun, Jumat (28/6/2013).

Bustami mengatakan kenaikan harga tiket kapal maksimal 20% dari tarif lama.

“Kenaikan maksimal 20% sudah dipertimbangkan secara matang. Kalau dikaitkan dengan kenaikan harga BBM yang mencapai 45%, tentu masih kecil,” katanya.

Dia mengatakan, jika harga tiket kapal jurusan Batam Rp70.000, maka diperkirakan naik menjadi Rp80.000 per tiket.

“Kami berharap masyarakat memahami kenaikan tersebut karena biaya operasional meningkat akibat kenaikan harga BBM yang berlaku efektif pekan lalu,” ucapnya.

INSA bersama perusahaan pelayaran, menurut dia, sepakat mempertahankan harga tiket yang lama sampai akhir Juni untuk memberi kesempatan bagi masyarakat menyesuaikan diri dengan kenaikan harga BBM bersubsidi.

“Memang pengeluaran meningkat akibat BBM naik, namun kami juga tidak punya pilihan selain melakukan penyesuaian dengan harga BBM yang baru,” katanya.

Bustami mengungkapkan kenaikan harga tiket tidak berlaku untuk kapal/feri tujuan Singapura dan Malaysia, tetapi hanya untuk kapal antarpulau. “Pengusaha kapal tujuan Singapura dan Malaysia sepakat untuk mempertahankan harga tiket yang lama,” ujarnya.

Dia mengimbau seluruh perusahaan pelayaran tidak menaikkan harga tiket secara serentak sesuai kesepakatan.

“Kami mengimbau pemilik kapal mematuhi kesepakatan yang telah dicapai,” katanya.

Seorang calon penumpang, Mustakim, mengatakan tidak kaget dengan rencana kenaikan harga tiket kapal meski menambah pengeluarannya pascakenaikan BBM.

“Hari ini memang belum naik, tetapi kami sudah memperkirakan akan terjadi kenaikan. Kami hanya bisa pasrah meski kebutuhan makin meningkat karena harga kebutuhan pokok lain juga ikut naik,” katanya.*

Akses berita terbaru versi mobile di: m.dumaisatu.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!