Jum'at, 19 Desember 2014
Header
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
PT Inti Benua Terancam Sanksi Stop Operasional
Editor: Rezi AP
Jumat, 25 Januari 2013 | 12:30:35
Dumaisatu.com - Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Dumai berang soal kejadian terjadinya pencemaran limbah kelingkungan melalui lubang atau pipa yang berada di operasional perusahaan pengolahan minyak kelapa sawit PT Inti Benua Perkasatama (IBP) di kawasan Pelabuhan Indonesia (PT Pelindo) Persero Cabang I Dumai. Bahkan perusahaan itu terancam ditutup operasionalnya.

"Kalau ada pihak-pihak mendukung IBP soal pencemaran ini jangan hanya mendukung begitu saja tanpa melihat langsung kelapangan. Jika terbukti dan perusahaan IBP membangkang akan dilimpahkan kepada Pemko Dumai. Apakah nantinya perusahaan di tutup kita lihat saja nanti," tegas Basri, KLH Dumai, Jumat (25/1/13) saat goro di Jalan Bintan.

Ditegaskan Basri, KLH berusaha semaksimal mungkin untuk membuktikan bahwa perusahaan PT Inti Benua Perkasatama telah melakukan pencemaran lingkungan dari limbah bakas pengolahan minyak kelapa sawit itu. Keoptimisian membongkar pencemaran lingkungan ini, terkait perusahaan yang tidak mengakui adanya lubang atau pipa dari dalam operasional perusahaan menuju parit perbatasan dengan Wilmar Group.

"Kita nguras air yang berada di perbatasan antara perusahaan IBP dan Wilmar Group. Dengan demikian, tentunya akan diketahui bahwa PT Inti Benua Perkasatama melakukan pencemaran lingkungan. Kita optimis bisa menyakinkan bahwa limba yang kita temukan kemarin adalah milik perusahaan PT Inti Benua Perkasatama," tegas Basri menyakinkan kepada publik untuk membongkar kasus pencemaran yang dilakukan PT IBP.

Pada kesempatan sebelumnya, Walikota Dumai Khairul Anwar menegaskan kepada KLH untuk melakukan tindakan tegas keperusahaan yang melakukan pencemaran lingkungan. Upaya tegas itu, untuk menyakinkan kepada publik bahwa pemerintah telah melakukan tindakan tegas menyoal kasus pencemaran lingkungan terhadap perusahaan pengolah minyak kelapa sawit di area operasional PT Pelindo Cabang I Dumai.

"KLH jangan ragu-ragu mengambil penindakan tegas kepada perusahaan yang melakukan pencemaran lingkungan seperti dua perusahaan yaitu PT Kreasi dan PT Inti Benua Perkasatama. Maka dari itu, apa yang dikomentari publik selama ini terjawab sudah dengan mengambil upaya tegas pemerintah," ungkap Walikota Dumai Khairul Anwar meminta Kantor Lingkungan Hidup mengambil tindakan tegas soal pencemaran lingkungan ini.*

Akses berita terbaru versi mobile di: m.dumaisatu.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!